Wednesday, 25 January 2017

TEROBOSAN KREATIF POLSEK GEMBONG “OM HELM OM”

 Guna memberikan pendidikan sejak dini khusus kepada Siswa – Siswi , Guru – Guru dan pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor agar mematuhi aturan tertib berlalu lintas yang salah satunya adalah penggunaaan Helm pengaman, Polsek Gembong yang di pimpin oleh Kapolsek Gembong Akp Giyanto, SH, MH membuat sebuah terobosan kreatif yang di kemas dalam ” OM HELM OM”, Selasa (10/01/2017).
Kegiatan dilaksanakan di Jalan raya Gembong Pati km 4 ( SDN Wonosekar ) turut Desa Wonosekar Kec. Gembong bersama sama dengan siswa siswi SD N Wonosekar yang didampingi Guru Guru dengan membawa tulisan ” OM HELM OM ” agar dibaca dan dimengerti oleh pengendara sepeda motor yang melintas di jalan raya tersebut.
Pihak sekolah khususnya Guru guru dan siswa siswi sangat antusias dan mendukung giat tersebut serta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan rutin sehingga Pengguna jalan khususnya sepeda motor yang belum tertib dan taat berlalu lintas menjadi sadar akan pentingnya Helm pengaman bagi keselamatan berkendara.

Danramil Gembong Beri Wawasan Kebangsaan di MA Mujahidin Bageng


Gembong, (Senin, 23 Januari 2017) Danramil (Komandan Koramil) 11/Gembong, Kapten Inf Sunaryo menjadi inspektur upacara bendera di MA Mujahidin Desa Bageng Gembong. Dalam amanatnya, Kapten Inf Sunaryo menyampaikan pembangunan karakter dan wawasan kebangsaan di hadapan siswa – siswi MA tersebut.
“Lingkup keluarga merupakan wahana pembelajaran dan pembiasaan karakter yang dilakukan oleh orang tua dan orang dewasa lain dalam keluarga terhadap anak – anak sebagai anggota keluarga, sehingga diharapkan dapat terwujud keluarga berkarakter mulia yang tercermin dalam perilaku keseharian”, papar Danramil Gembong.
Lebih lanjut Danramil menambahkan, lingkup satuan pendidikan merupakan wahana pembinaan dan pengembangan karakter yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan terintegrasi dalam semua mata pelajaran, pengembangan budaya satuan pendidikan, pelaksanaan kegiatan kekurikuleran dan ekstrakurikuler serta pembiasan perilaku dlm kehidupan dilingkungan satuan pendidikan.
Pembangunan karakter melalui pendidikan dilakukan mulai dari usia dini sampai pendidikan tinggi. Salah satu kunci keberhasilan program karakter pada satuat pendidikan adalah keteladanan dari para pendidik dan tenaga pendidikan. Keteladanan bukan sekedar sebagai contoh bagi peserta didik, melainkan juga sebagai penguat moral bagi peserta didik dalam bersikap dan berperilaku.
“Oleh karena itu, penerapan keteladanan dilingkungan satuan pendidikan menjadi prasyarat dalam pengembangan karakter peserta didik”.
Diakhir paparannya, danramil berpesan agar siswa – siswi menjauhi narkoba yang akan merugikan diri sendiri dan keluarga maupun lingkungan. “Hindari perkelahian antar sekolah, ikuti dan laksakan perintah bapak dan ibu guru kalian sangat berharga untuk masa depan. Raihlah prestasi setingginya dan manfaatkan perkbangan teknologi pada saat ini. Belajar dan belajar agar dapat nilai yang memuaskan karena itu harapan orang tua dan bapak ibu guru. Bahwa belanegara dan wawasan kebangsaan bagi adik-adik itu belajar dan terus belajar

PELAKSANAAN POSYANDU DI DESA BERMI KEC. GEMBONG KAB. PATI


Pelaksanaan Posyandu di Desa Bermi Rt 02/03 Kec. Gembong. Babinsa Desa Bermi Serda Sukoyo bersama ibu bidan Ds Bermi ibu Endah berkunjung ke posyandu Mawar lV.
Dalam pelaksanaan Posyandu ini dihadiri oleh :
  1. Ibu kepala Desa Bermi.
  2. Ibu-ibu PKK.
  3. Ibu-ibu masyarakat yg berada di Rw 03 yg tergabung dalam Posyandu Melati IV Serta balita sekitar 30 anak.
Dalam kegiatan tersebut Serda Sukoyo menyampaikan pentingny kesehatan bayi dan anak karena kalau anak tumbuh sehat nantinya akan menjadi generasi yg berkualitas dalam kesempatan tsb babinsa juga menyampaikan manfaat kami bagi yg sdh mempunyai anak 2.atau lebih.mengatur jarak kelahiran. Demikian tadi yang di sampaikan Babinsa Desa Bermi. Acara selesai pukul 16.00 dalam keadaan aman dan tertib.

Saturday, 21 January 2017

Kapolsek Gembong menyampaikan pesan Kamtibmas dalam acara pengajian FAMILY MOSLEM BERGAT GEMBONG

 Kapolsek Gembong Akp Giyanto menyampaikan pesan kamtibmas pada kegiatan Gema Sholawat dan Istighozah dalam rangka pengajian rutin Kamis Pahingan di Masjid Baitur Rochim Dukuh Bergat Desa Gembong Kec. Gembong, Kamis (17/11/2016) di mulai pukul 20.00 WIB.
Dihadapan para jemaah pengajian itu, Akp Giyanto berpesan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap perkembangan di lingkungan sekitar. “Jangan terpancing isu isu yang memecah kerukunan antar umat beragama, Jihad pada masa ini bukanlah melakukan tindakan seperti yang dilakukan saudara kita pada waktu lalu yaitu dengan Demo di Jakarta, tapi dengan bekerja mencari nafkah untuk keluarga kita itu sudah termasuk jihad. ” pesan Akp Giyanto.
Mauidhoh hasanah dalam pengajian oleh KH. Arwan Cholil, serta dihadiri kurang lebih 300 Jamaah yang berasal dari berbagai daerah kabupaten tetangga seperti Kudus, Grobogan, Jepara dan Rembang.
Selain Kapolsek Gembong turut hadir dalam acara tersebut Waka Polsek Gembong, para Kanit dan Kasi serta Bhabinkamtibmas Desa Gembong.

Murid SD Ingatkan ‘Om Helm Om’

Polisi terus menggali cara untuk memberikan pemahaman dan kesadaran tertib berlalulintas, salah satunya adalah yang dilakukan Polsek Gembong. Polisi setempat mengajak murid SDN Wonosekar mengingatkan pengendara speda motor yang tidak menggunakan helm.
“Om helm om,” teriak puluhan murid SDN Wonosekar ketika melihat pengendara motor tidak mengenakan helm yang melintas di depan sekolahnya, Selasa (17/01/2017).
Kapolsek Gembong, AKP Giyanto menegaskan, jajarannya sengaja memberikan penyuluhan tertib berlalu lintas untuk anak-anak sekolah dasar. Diharapkan anak-anak sejak dini sudah bisa mengerti jika berkendara itu ada aturan-aturan yang harus dipatuhi.
“Pada awalnya murid-murid dikenalkan dengan aneka nama dan fungsi rambu lalu-lintas. Kemudian diberitahu mengenai pentingnya mengunakan perangkat keamanan saat berkendara, seperti memakai helm,” jelasnya.
Selain mendapatkan materi penyuluhan,  murid  SDN Wonosekar juga diajak untuk turun langsung melihat jika ada pemotor di jalan raya yang tidak mengenakan helm. Dengan dibimbing para guru dan anggota Polisi, para murid SDN Womosekar memberikan imbauan pengendara yang lupa memakai helm. Mereka berdiri dipinggir jalan sambil membentangkan poster bertuliskan "Om Helm Om". (WK)

Monday, 9 January 2017

HUDA PURNAWADI ASAL GEMBONG-PATI JUARA 1 LOMBA KALIGRAFI INTERNASIONAL DI IRAQ

HUDA PURNAWADI SANTRI PSKQ MODERN ANGKATAN 2013 JUARA 1 LOMBA KALIGRAFI INTERNASIONAL DI IRAQ



Selamat Atas Prestasi tertinggi Khot Tsulus Jali yang diraih oleh Ustaz Huda Purnawadi dari Pati JawaTengah sepanjang sejarah Lomba kaligrafi tingkat Internasional yang belum pernah diraih oleh Kaligrafer Indonesia setelah Ustaz ŞahryanŞah Sirajuddin. 

Prestasi yang terus nenerus memuncak dan menggunung sehingga banyak menginspirasi seluruh Kaligrafer di Indonesia. Bagaimana tidak, Setelah sebelumnya pada 15 Desember 2015 Ustaz Huda Purnawadi meraih Juara 1 lomba kaligrafi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Bayt Quran TMII Kementerian Agama RI.

Gebrakan yang sangat luar biasa, sekarang Ustaz Huda purnawadi menggondol kembali, kali ini tidak tanggung-tanggung yakni Juara 1 Kaligrafi cabang Khath Tsulus Jali pada Festival kaligrafi Tingkat Internasional As Safir ke-7 yang diselenggarakan oleh Negara Iraq 2016. Sudah kita ketahui bersama Iraq adalah pusatnya Kaligrafer Dunia bahkan di Kota Baghdad iraq adalah tempat lahirnya Kaligrafer Masyhur Hasim Muhammad Al Baghdadi.
Ustaz Huda Purnawadi adalah salah satu Santri terbaik PSKQ Modern angkatan 2013 yang sebelumnya belajar kepada KH.Nur Aufa Shiddiq Almarhum.

Ustaz Huda Purnawadi juga mengikuti program pembinaan Kaligrafi PSKQ Modern yang diselenggarakan oleh LPTQ Kab Pati th.2013. Ustaz Huda sekarang ( 2015-2016) ini juga bergabung mengikuti program tashih PSKQ Modern yaitu "Tashih Kaligrafi Manhaj Turki Usmani" yang langsung dibimbing oleh para Master kaligrafi dari Turki khususnya Ustazuna Ustaz Sahryansah Sirajuddin salah satu putra dan kaligrafer terbaik Indonesia yang mukim di Turki.

Diperingkat kedua diraih Ustaz H.Isep Misbah dari Banten. Ini semakin memperkuat keyakinan kita dan membuktikan bahwa Indonesia pun bisa bersaing menjadi juara Kaligrafi ditingkat Internasional beradu kualitas kaligrafi dengan para Kaligrafer Dunia.

Dalam setiap pengajaran kaligrafi sering saya katakan bahwa untuk belajar kaligrafi jangan main -main dan tanggung -tanggung biar ketika menjadi Kaligraferpun tidak tanggung kualitasnya. Bahkan untuk menjadi penjual gorengan pun kalau cuma main -main, cuma coba -coba, cuma ikut-ikutan tidak telaten dan sabar tidak mungkin menjadi penjual gorengan yang Sukses.Ini yang terjadi di Indonesia ribuan kaligrafer yang belajar Kaligrafi tetapi tidak mendapatkan apapun dari kaligrafi kecuali hanya penyesalan karena belajar Kaligrafi cuma main-main dan musiman.

Kesimpulannya adalah untuk menjadi apapun saja harus total. Apa yang diraih oleh Ustaz Huda Purnawadi sekarang ini adalah "hasil panen" setelah sekian lama menanam dengan belajar kaligrafi secara total, sungguh -sungguh dan istiqamah.

Semoga terus memotivasi dan menjadi inspirasi Santri-Santri dan Para alumni juga Kader binaan PSKQ Modern Khususnya agar terus belajar dan mengasah karya Kaligrafi hingga titik darah penghabisan tanpa main -main dan cengengesan. Juga menjadi inspirasi bagi kaligrafer Indonesia dan dunia.
================================================================
Daftar Prestasi Santri -Santri PSKQ Modern :
http://www.pesantrenkaligrafipskq.com/p/prestasi-santri.html

Ilustrasi:
Tampak Huda Purnawadi S.Pdi santri PSKQ Modern angkatan 2013 saat sedang menempel kaligrafi kuningan timbul 2 cm di Masjid Sukodono Sidoarjo tahun 2013.

Tuesday, 3 January 2017

Penyerahan wakaf al Qur'an dari Sinarmas di Ponpes Raudlatul Falah

Penyerahan wakaf al Qur'an dari Sinarmas di Ponpes Raudlatul Falah, Bermi Gembong Pati. Diterima KH Jaelani